Kamis, 15 November 2018

Sumpah Pemuda atau Pemuda di Sumpah? Bagian 2

bismillahirrahmanirrahiim
28 Oktober 2018
Pernahkah tiba-tiba tersenyumsambil mengingatbersyukurdan tak henti-hentinya mengucapkan kalimat tahmid ketika mengingat bahwa kedua  kali menulis judul  yang samausiamu bertambah 10 tahun? Ya aku merasakannya.  28 Oktober ini….
Duluaku sangat bersemangat menulis ‘curhat’ tentang Sumpah Pemudamengeluarkan semua uneg-uneg yang terpendam dan entah bagaimana caranya hanya bisa disampaikan lewat tulisan. Waktu itusangat menyenangkan bisa menyampaikan pendapat walaupun aku tahu kemungkinan kecil tidak ada yang membaca kecuali diriku sendiri. Tapi baiklah. Ini adalah sebuah tempat dimana dirimu bisa menjadi seseorangyang sesungguhnya di luar dunia yang ‘real’ kamu hadapibegitu juga denganku.
Hari iniaku ingin sedikit bertanya pada duniakhususnya Indonesia. Apakah esensi pemuda bagi Indonesia? Bagikupemuda Indonesia adalah harta pusaka Indonesia. Mereka yang sedari bayi-hayat-dikandung-badanbertanah air Indonesia. Sejak tumbuh kembangnya diasuh oleh negeri tercinta Indonesia. Selama usia balita mengikuti kegiatan Posyandu Balita yang diadakan oleh puskesmas setempat. Yang sejak usia prasekolah sudah mengikuti PAUD atau yang setaranyaYang memasuki masa seragam putih-merahputih-biruputih-abumengikuti kurikulum pendidikan yang dirumuskan petinggi-petinggi pendidikan Indonesia. Jadilahpemuda Indonesia. Ah..aku lupaSejatinya pemuda bukanlah hanya sampai di situ. Sampai badan dikandung tanahkitalah pemuda itu. Tidak ada batasan siapakah pemuda itu. Siapapunasal orang Indonesia, dialahpemuda Indonesia, terlepas usai telah memakan dirinya.
Yang membuatku sedih adalahkita mengaku berbahasa satu-Bahasa Indonesia, berbangsa satu-Bangsa Indonesia, bertanah air satu-Tanah Air Indonesia, tapi perilaku kita sama-sama menghancurkanpernyataan itu.  Banyak sekali kehancuran-kehancuran di depan mata untuk bangsa iniPertikaianfitnahpolitik yang culas (walaupun aku sendiri tidak tahupolitik yang tidak culas adakah?), dan masih banyakmasalah lain. Yang paling menyedihkan adalah praktik korupsi. Bukan. Bukan hanya korupsi melainkan juga kolusi1 dan nepotisme2.  Tidak perlu disebutkan satu-satu contoh nyata setiap harinya.  Mulai dari masasekolah, di masyarakatdan tentu saja dunia kerja.  Aku sering berpikirbagaimana mungkin lembaga pemerintah yang bertugas untuk memberantas korupsi akan sanggup untuk menangani ini semuaBayangkan sajabahkan anak sekolah sudah belajar untuk mengambil yang bukan miliknya (bacamencontek). Ini adalah salah satu contoh yang paling sering kita tahu. Logikanyaketika seseorang belajar sudah sepantasnya dia bisamenjawab soal. Dan begitu juga sebaliknya. Yang terjadi adalah, orang-orang yang malas belajar seenaknya mencontek temannya yang belajar.
Aku bukan orang yang pintar bin cerdas, yang bisa mengusai materi-materi dan nilainya selalu bagus ketika di bangku sekolah apalagi di bangku kuliah.(seriusaku bukan orang pintartapi beruntungTapiapakah sama saja perjuangan orang yang sudah belajar vs orang yang malasBukankah yang mencontek mengambil sesuatu yang bukan haknya? Parahnya lagikadang yang kita temui di lapangan adalah kata-kata “Itu mah sudah biasa”. Aku jadi berpikirapakah mencuri juga biasa? Kembali ke pertanyaan awalapakah esensi pemuda bagi Indonesia? Apa tidak seharusnya pemuda yang di sumpah?
Bukankah sesuatu yang besar itu diawali dari yang kecil?
Catatan kaki:
1.                              Menurut KBBI(Kamus Besar Bahasa Indonesia) kolusi adalah kerja sama rahasia untuk maksud  tidak terpujipersekongkolan.
2.                             Menurut KBBI(Kamus Besar Bahasa Indonesia) nepotisme adalah 1. perilaku yang memperlihatkan kesukaan yang berlebihan kepada kerabat dekat.2.kecenderungan untuk mengutamakan(menguntungkansanak saudara sendiriterutama dalam jabatanpangkat di lingkungan pemerintah.

Nasihat Seorang Sahabat

Bismillahirrahmanirrahiim
21 Oktober 2018
Kataorang, masalah akan membuat seseorang menjadi lebih dewasa. Kalimat itu selalu terngiang di pikiranku dari jaman masih menggunakan seragam putih merah, sampai sudah tidak punya tempat formal untuk belajar (baca:lulus).
Kemarinseharusnya aku bisa ikut menghadiri pemakaman ibunda dari seorang sahabat yang sama-sama berjuang dalam kerasnya kehidupan. Sayangaku belum kembali dari Klatensehingga aku harus menunda nya sampai hari ini.
Aku melihat ketabahan dari diri temankusama seperti ketabahan yang pernah kulihat pada seorang  teman masa SD. Mengapa mereka bisa setabah ituBukankah kemungkinan besar mereka akan menangisTapilihatlah mereka.  Tidak ada yang menangis.  Walaupun aku yakin hatinya pasti terisi-iris seperti disayat sembilu.
Nasihat yang aku masih ingat dari sahabatku itu adalah“ Amketika kamu ketakukan karena mengira bahwa kamu akan berat melakukan sesuatupercayalah orang lain pun juga merasakan hal yang samaTapi, yang membedakan masing-masing orang adalah bagaimana cara mereka menanggapinya. Beda menanggapinyabeda juga menghadapinyaKamu tidak perlu takut.”
Nasihat itu bukanlah penutup dari cerita kali ini.  Ada banyak bebankesedihanterlihat di matanya.  Tapiaku tidak bisa menemukan keraguan dalam sikapnya.  Begitu pula dari cara bicaranya.  Kesimpulannyaaku harus belajar mengendalikan diriketakukandan mencontoh diasahabatku yang sangat strong ini. 
Woman who always stands by herselfitu julukanyang pantas untuk dia.
diambil dari Buku 365 Mindset Berbisnis dan Berwirausaha oleh Luthfi Subagio
pesannya padaku pada lain kesempatan, ''Kalau bisa memperbaiki kekurangan yang kamu miliki silakan. Bila tidak mampu, cukup menjadi diri sendiri dan terus melakukan yang baik-baik serta yang terbaik."
Sudahkah anda mendukung sahabat anda untuk jadi lebih baik?:) 

Selasa, 13 November 2018

Trip to Klaten

Bismillahirrahmanirrahiim
20 Oktober 2018.
Gedung Sunan Pandanaran Klaten
Setelah berjuang selama 4 hari (kurang lebih), akhirnya dipilihkan Allah yang terbaik untuk internship di suatu RS. Sebenarnya kalau boleh dideskripsikan, perasaan hari ini sangatlah bermacam-macam. Senang, sedih, lega, cemas, serta tertekan jadi satu.  Campur aduk.  Tetapi, mari kondangan sejenak. Bukan untuk melupakan, hanya menjeda perasaan yang campur aduk itu, selama sekitar 1 jam di sebuah gedung, daerah Klaten.  Dan perjalananpun dimulai.
Sebagaimana selama 4 hari ini, bangun pagi sudah tidak bisa ditawar lagi. Wajib. Walaupun hari ini lebih terlambat dari sebelumnya.  Mulai bersiap-siap dan berangkat dari rumah 7.20 an–telat memang.  Sesampainya di Masjid Kauman Yogyakarta, untuk menjemput teman yang akan menemani perjalanan ke Klaten, aku masih menunggu.  Lalu, munculah temanku dari arah utara.  Kami pun sepakat untuk memeriksa masih ada tiket prameks atau tidak untuk keberangkatan pukul 09.05. Walaupun berdasarkan saran temanku yang sudah sering naik prameks untuk kuliah, beli tiket prameks yang Go Show H-3 JAM sudah bisa, dan sekitar 1 jam sebelum berangkat biasanya tiket pemberangkatan jam terdekat sudah habis.  Tapi karena alasan tempat yang sulit untuk parkir, kami memutuskan untuk segera ke Terminal Giwangan.
Singkatnya, kami sudah ada di bus jurusan Yogya-Klaten dan berencana turun di Terminal Ir. Soekarno Klaten.  Alhamdulillah, kami sampai di terminal dengan selamat, dan disambut dengan sepoi angin Klaten. Bangunan terminal yang masih terkesan baru juga sangaat enak dipandang.  Setelah beberapa menit membereskan diri dan jalan-jalan sambil melihat terminal, kami memutuskan untuk segera ke gedung resepsi.   

Sampai di Gedung Sunan Pandanaran, kami langsung ke meja buku tamu, eh ketemu adek kelas.  Lalu, kami belum sempat ngobrol dan menuju ke penganten baru untuk nyelamatin, barakallahu laka mb Wulan dan Mas Dzikri.
Alhamdulillahnya adalaah, aku dan temanku diajak foto! MasyaAllah, aku terharuu.  Jarang ada yang ngajakin aku foto. Biasanya aku yang minta foto. Setelah itu, kami makan sepuasnya, hehe.. maklum habis naik motor-bis-grab. Kami benar-benar Cuma 1 jam di acara itu, atau lebih tepatnya hanya 50 menitan.  Setelah itu menuju terminal lagi ;0

Tugu Klaten Bersinar tampak samping





Alhamdulillah perjalanan ke Jogja lancar, walaupun bus yang terakhir sangar, ngebut banget bikin gabisa tidur –‘.
Cuma mau sharing jadwal prameks.  Sumber dari chat Line dengan salah seorang temannamanya Hunn.